Sabtu, 10 November 2018

SAIMINA MASNENO DITEMUKAN TEWAS DI PETERNAKAN DESA

SAIMINA MASNENO DITEMUKAN TEWAS DI PETERNAKAN DESA


SAIMINA MASNENO DITEMUKAN TEWAS DI PETERNAKAN DESA


AGEN POKER Saimina Masneno (45), seorang ibu rumah tangga ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa, pada Jumat (9/11/2018) sekitar pukul 13.30 WITA bertempat di Rens Peternakan Desa Fatukanutu Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang.

Kapolres Kupang, AKBP Indra Gunawan, S.IK melalui Kasat Reskrim, IPTU Simson Amalo, S.H ketika dikonfirmasi Pos Kupang. Pada Sabtu (10/11/2018) membenarkan penemuan mayat ini.

Dalam keterangan yang di jelaskan oleh Simson, sesuai laporan yang diterima dari anggota di lapangan, kasus penemuan mayat ini bermula dari saksi  yang bernama Yorna Novendi Tipnoni (18), salah satu pelajar.

Bersama dengan adiknya, yang bernama Aflred F Tipnoni pergi untuk mencari burung, pada hari Kamis (8/11/2018) sekitar pukul 19.00 WITA di sekitar TKP.

Setelah tiba di TKP saksi Yornan mengarahkan senter yang ia bawak ke arah jalan dan melihat ada sesosok mayat yang tergeletak di tengah jalan.

Saksi Yornan bersama adiknya langsung pulang ke rumah. Saat sampai dirumahnya saksi langsung menceritakan kejadian tersebut kepada ayahnya yang, Ferdinan Tipnoni.

"Bapaknya Yornan sempat berkata jangan sampai itu setan yang menakuti kalian. Nanti besok pagi baru pastikan kembali apakah itu mayat atau bukan. Kemudian keesokan harinya, pada Jumat (9/11/2018) sekitar pukul 09.30 WITA, Ferdinan dan Yornan langsung pergi menuju ke TKP untuk memastikan kejadian tersebut," kata Amolo.

"Ternyata betul yang mereka lihat adalah mayat yang tergeletak di TKP. Setelah melihat kejadian tersebut keduanya langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Anggota Pospol Fatukanutu," jelas Amolo.

Setelah mendapatkan laporan tersebut Anggota langsung menuju ke TKP dan mengecek informasi tersebut.

Saat tiba di TKP anggota melihat ada sesosok mayat perempuan yang tergeletak tak bernyawa.

Sesuai informasi yang berhasil di catat oleh anggota di lapangan, berdasarkan keterang dari saudara korban yang bernama Muhamad Ismail Masneno bahwa korban sudah pergi meninggalkan rumah sekitar dua minggu dan keluarga sudah berusaha mencari korban.

Keluarga baru mendapatkan informasi adanya penemuan mayat di Kecamatan Amabi Oefeto.

Mendengar informasi tersebut keluarga korban pun bergegas pergi menuju ke TKP.

Saat sampai di TKP keluarga korban  langsung bergegas pergi menuju ke TKP.

Setelah sampai di TKP keluarga korban melihat sosok mayat tersebut dan benar bahwa mayat tersebut adalah anggota keluarga mereka yang telah hilang selama dua minggu yang lalu.

"Menurut keluarga, korban selama ini mengalami gangguan jiwa sehingga pada saat korban meninggalkan rumah keluarga tidak ada yang mengetahuinya. Sekitar pukul 13.45 WITA anggota piket Paspol dan Polsek Serta Polres Kupang tiba di TKP dan langsung mengamankan TKP," katanya.

Sesuai dengan permintaan keluarga, korban akan langsung dibawa ke rumah di Desa Testabatan-1 Kecamatan Amarasi.

Untuk saat ini belum dilakukan pemeriksaan oleh pihak medis terdekat. Karena keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi.

Kondisi korban saat ini dilihat dari fisik luar sudah dalam keadaan rusak atau pun hancur.

Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan aotopsi. Dan menerima kematian korban dengan ikhlas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SEORANG SOPIR TRUK BATU BARA MENDADAK TEWAS DI WARUNG KOPI

SEORANG SOPIR TRUK BATU BARA MENDADAK TEWAS DI WARUNG KOPI  Hingga saat ini penyebab meninggalnya sopir truk batu bara, Rudi (54) di Ke...