REMAJA 17 TAHUN DI CABULI 4 TEMANNYA SECARA BERGILIR DIDALAM KAMAR HOTEL
BT (17), anak yang baru gede diperkosa secara bergiliran oleh 4 teman lelakinya. Dengan modusnya, para pelaku terlebih dahulu mengajak korbab keluar dan lalu memberikan minuman yang diduga sudah diberikan obat tidur.
"Pengaruh alkohol itu membuat korban menjadi pingsan dan tak sadarkan diri, lalu setelah bangun korban tersadar sedang berada di kamar hotel tanpa ada menggunakan busana,' kata kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, pada Minggu (11/11/2018).
Kaswandi menyebutkan, kasus ini telah lama terjadi, namun pelaku baru ditangkap pada hari Kamis (9/11/2018). Sedangkan rentang waktu para pelaku menggilir korban sejak 31 Agustus hingga 4 September.2018.
"Empat pemuda yang mejadi tersangka adalah JL, JB, AP dan AR," kata Kaswandi.
Awalnya korban BT dijemput JL dirumahnya. Saat itu korban diberi minum oleh pelaku sehingga korban tidak sadarkan diri dan saat bangun korban sudah berada di kamar hotel pekanbaru dalam keadaan tidan memakai busana.
Kisah derita BT ini berlanjut pada keesokan harinya, pada 1 September korban diajak lagi oleh JB ke Wisma Sarinah, Kota Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Riau. Di situ, BT harus pasrah tubuhnya diperkosa oleh temannya itu di bawah ancaman.
"Keesokan harinya pada tanggal 2 September korban AM ke Wisma Sarinah dan di sana terjadi persetubuhan," ucap Kaswandi.
Lalu pada 4 September, korban diajak lagi oleh tersangka lainnya, yakni AR ke Wisma Sarinah dan terjadi lagi hal itu.
"Masing-masing tersangka, mengancam jika korban tidak mau disetubuhi harus membayar sejumlah uang, karena para pelaku mengaku telah membayar korban kepada JL. Korban pun merasa ketakutan," jelas Kaswandi.
Terkait kejadian tersebut, BT bersama keluarganya melaporkan hal yang telah ia alami ke polres Pelalawan agar pelaku diproses hukum. setelah menerima laporan, polisi bergerak dan berhasil membekuk pelaku berinisial JL.
"Tersangka diamankan dirumahnya. Pelaku yang lainnya masih diburu," pungkasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar