Senin, 12 November 2018

SEEKOR BABI HUTAN MENYERANG SEORANG PETANI SAMPAI TEWAS

SEEKOR BABI HUTAN MENYERANG SEORANG PETANI SAMPAI TEWAS


SEEKOR BABI HUTAN MENYERANG SEORANG PETANI SAMPAI TEWAS


AGEN POKER Serangan babi hutan di Desa Peniron Kecamatan Pejagoan Kebumen memakan korban. Sunardi (65), seorang petani asal Desa Peniron Rt 2 RW 5 merengang nyawa usai diserang oleh seekor babi hutan.

Adapun seorang warga lainnya, yang bernama Sudarti (62) harus dilarikan kerumah sakit karena mengalami luka yang cukup serius.

Pada Senin pagi, sekitar pukul 08.00 WIB, Sunardi bersama rekannya yang bernama Arjo Pawiro berangkat ke kebun bersama yang berjarak sekitar 2 kilometer dari rumahnya.

Keduanya saat kemudian sinyal musibah datang. Arjo yang dikagerkan dengan adanya teriakan histeris dari Sunardi yang mendadak di serang oleh seekor babi hutan.

Arjo menyaksikan temannya sedang diserang oleh seekor babi hutan. Ia berusaha menolong namun nyalinya ciut saat melihat keganasan babi hutan tersebut.

Lalu ia pun berteriak untuk mencari bantuan untuk menambah kekuatan agar dapat menolong temannya.

Warga lain, Sakiyo yang mendegar teriakan itu datang membantu. Mereka melempari babi hutan tersebut menggunakan batu.

Dengan cara itu, mereka berhasil menghalau babi hutan tersebut sehingga lari menjauh. Keduanya langsung mendekai korban dan menolongnya.

Nahas, kondisi Sunardi yang telah kritis usai tubuhnya tercabik-cabik oleh babi hutan itu. Ia menderita luka cabik atau robek di bagian mata kaki kiri, lengan kiri, kaki, hingga punggungnya.

Sunardi mesti cepat mendapatkan pertolongan. Sementara jarak kebun dengan rumahnya yang lumayan jauh, bersekitar 2 kilomeeter. Sakiyo tak pikir panjang langsung menggendong Sunardi yang luka parah tersebut menuju rumahnya.

Namun takdir berkata lain. Selang beberapa saat, Sunardi menghembuskan nafas terakhirnya karena luka yang dideritanya yang cukup parah.

"Korban meninggal dunia dengan luka cabik bekas amukan babi hutan," kata Kapolsek Pejagoan AKP R Widiyanto.

Pukulan batu yang bertubi-tubi ternyata tak membuat babi hutan tersebut menghentikan kebrutalannya. Usai melukai Sunardi, babi hutan yang sempat halau itu kembali memangsa warga lain.

Arjo dan warga lainnya kembali dikejutkan dengan teriakan perempuna yang meminta tolong.

Yang benar saja, dari sumber suara, mereka melihat seorang perempuan renta Sudarti (62) tengah berjuang untuk lepas dari amukan babi hutan itu.

Nyawa nenek itu berhasil diselamatkan. Namun ia menderita luka sobek pada bagian paha dan lengan kirinya, serta patah tulang lengan kiri karena amukan babi hutan itu. Warga Desa Peniron RT 1/5 itu harus dilarikan ke rumah ke PKU Muhamadiyah Sruweng.

"Setelah dicek oleh tim medis dan tim Infis polres kebumen, korban pertama sudah meninggal dalam kondisi luka cabik bekas amukan babi hutan. Sedangkan korban keduanya masih di rawat di PKU Sruweng dalam kondisi luka dan patah tulang," katanya.



























Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SEORANG SOPIR TRUK BATU BARA MENDADAK TEWAS DI WARUNG KOPI

SEORANG SOPIR TRUK BATU BARA MENDADAK TEWAS DI WARUNG KOPI  Hingga saat ini penyebab meninggalnya sopir truk batu bara, Rudi (54) di Ke...