Minggu, 11 November 2018

SEORANG PENJUAL MIE TEK-TEK TEWAS DENGAN TUBUH DIPENUHI LUKA TUSUK SENJATA TAJAM

SEORANG PENJUAL MIE TEK-TEK TEWAS DENGAN TUBUH DIPENUHI LUKA TUSUK SENJATA TAJAM


SEORANG PENJUAL MIE TEK-TEK TEWAS DENGAN TUBUH DIPENUHI LUKA TUSUK SENJATA TAJAM


AGEN POKER Rahmat alias Riko (24), adalah seorang pejual mie tek-tek yang biasanya mangkal di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, ditemukan dalam keadaan tewas dengan kondisi sekujur tubuhnya di penuhi luka tusukan senjata tajam.

Korban Riko yang ditemukan oleh warga denga dalam kondisi terkapar di kawasan Lorong Sungai Tawar 3 Kelurahan 29 Ilir Kecamatan IB II Palembang, pada hari Minggu (11/11/2018) dini hari.

Dari informasi yang didapatkan, korban Riko diduga tewas akibat ditusuk dengan senjata tajam oleh pelaku yang diduga dikenal oleh korban saat di lokasi kejadain.

Pada bagian sekujur tubuh korban dipenuhi luka tusukan sebanyak 19 lubang bekas tusukan senjata tajam.

Warga sekitar yang mendadak hebo dan langsung melaporkan hal tersebut ke polisi.

"Riko ini aslinya dari Lubuklinggau dan sudah setengah tahun berjualan mie tek-tek di BKB. Kami tidak tahu apa penyebab Riko meninggal dunia, Kami dapat bahwa Riko ditujah (ditikam) orang dan kata dokter luka tusukannya ada sebanyak 19 lubang," ujar Fa'i (43), paman korban, ketika dikonfirmasi di kamar jenazah RS Bhayangkara Palembang.

Fa'i mengatakan, sekitar beberapa minggu yang lalu korban sempat bercerita dirinya pernah ribut bersama orang lain karena masalah sering dimintai uang saat sedang berjualan di lokasi BKB.

"Riko pernah cerita sering diminta uang oleh orang lain di BKB tapi dikasih sebesar lima ribu sampai 10 ribu. Pernah waktu itu Riko sempat berkelahi kepada orang yang sering meminta uang kepada dirinya, tapi setelah itu dia berjualan seperti biasanya kembali," ujar Fa'i.

Selama ini korban Riko tinggal di rumah kontarakannya di kawasan Kelurahan 20 Ilir DI Kecamatan IT I Palembang.

Namun menang sering ke rumah mertuanya yang berada di kawasan 27 Ilir.

"Riko ini anaknya ada satu orang dan sudah setengah tahun jualan di mie tek-tek di BKB. Waktu itu Riko memang keluar rumah duluan sekitar jam dua siang untuk jualan. Setelah itu kami mendapatkan kabar Riko ditikam orang. Kami lihat di tempat jualannya di BKB masih ada sekitar jam 11 malam," ujar Juwina.

Kapolsek IB II Palembang Kompol Agus Hairudin didampingi Kanit Reskrim Ipda Hermansyah mengatakan, mendapati laporan adanya temuan mayat dengan luka tusukan senjata tajam, petugas langsung meluncur ke TKP.

"Mengenai motifnya, kemungkinan karena adanya dendam dan pelakunya satu orang. Keterangan ini didapatkan dari pihak keluarganya yang megatakan memang sebelumnya korban sempat berkelahi dengan orang lain," ujarnya.

Sebelum korban tewas dengan kondisi luka tusukan senjata tajam, diketahui korban menang sempat berkumpul dengan orang lain yang diduga pelaku.

Ketika itu korban sempat ribut dan ditusuk satu kali pada bagian perutnya.

"Untuk pelakunya saat ini masih dalam pengejaran petugas kepolisian. Di TKP petugas sudah memintai keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-buktinya. Pastinya petugas bergerak dengan cepat dalam ungkap kasus ini," ujarnya.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SEORANG SOPIR TRUK BATU BARA MENDADAK TEWAS DI WARUNG KOPI

SEORANG SOPIR TRUK BATU BARA MENDADAK TEWAS DI WARUNG KOPI  Hingga saat ini penyebab meninggalnya sopir truk batu bara, Rudi (54) di Ke...