Minggu, 30 Juni 2019

RUMAH WARGA KAMPUNG 3D DI MALANG LUDES DILALAP SIJAGO MERAH

RUMAH WARGA KAMPUNG 3D DI MALANG LUDES DILALAP SIJAGO MERAH

RUMAH WARGA KAMPUNG 3D DI MALANG LUDES DILALAP SIJAGO MERAH

Warga dan wisatawan yang sedang berkunjung di Kampung 3D, Kota Malang dibuat gempat dengan terbakarnya sebuah rumah milik Jumiati pada hari Minggu 30 Juni 2019.

Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB dan menghanguskan bagian atas rumah berlantai dua itu. Sugianto, warga setempat mengatakan, ia melihat kepulan asap yang keluar dari genteng rumah milik Jumiati.

Karena panik, ia kemudianb berteriak kebakaran dan langsung memanggil warga sekitar yang lain. "Kebetulan tadi warga sedanng jagongan (kumpul). Kok saya lihat ada kepulan asap, ya saya langsung berteriak," terangnya.

Setelah itu warga berusaha memandamkan api dengan alat seadanya. Hingga pada akhirnya empat mobil pemadam kebakran dikerahkan untuk memadamkan rumah yang berada di Kampung wisata tersebut.

Dengan dibantu warga, sekitar 30 menit bara api sudah bisa dipadamkan. Petugas kebakaran sedikit terkendala dengan kondisi medan yang sempit dan juha padat untuk sampai ke lokasi. Pada akhirnya, petugas menyiram rumah yang terbakar tersebut dari atas jembatan brantas, Kota Malang.

"Aksesnya yang sulit, jadi kami harus memadamkan dari atas. Sementara petugas kami membantu warga yang ada di bawah dengan menggunakan selang air," ucap Edy Susianto, Komandan Regu I Damkar Kota Malang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab pasti kebakaran. Kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Sabtu, 29 Juni 2019

SEORANG BURUH DIAMANKAN POLISI KEDAPATAN TELAH MENGEDARKAN SABU

SEORANG BURUH DIAMANKAN POLISI KEDAPATAN TELAH MENGEDARKAN SABU

SEORANG BURUH DIAMANKAN POLISI KEDAPATAN TELAH MENGEDARKAN SABU

Dede Saripudin (33), tidak dapat mengelak setelah unit Reskrim Polsek Cisoka, mendapatkan dua paket barang kristal bening yang berisi sabu seberat 0,6 gram dan alat hisapnya. Barang terlarang itu disimpan oleh pelaku di bawah jok sepeda motornya, pada hari Sabtu 29 Juni 2019 dini hari.

Pelaku diduga berperan sebagai pengedar sabu di kawasan Tanggerang dan sekitarnya. Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti mengatakan, penangkapan pelaku Dede, yang sehari-harinya berprofesi sebagai buruh di Tangerang, bermula dari informasi masyarakat, yang mencurigai aktifitas pelaku pada saat berada di SPBU Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

"Seketika anggota kami yang melihat gelagat pelaku yang mencurigakan langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan pelaku. Dari situ, diketahui pelaku menyimpan dua paket narkoba jenis sabu dan alat hisapnya di bawah jok sepeda motor pelaku," kata Uka Subakti, pada hari Sabtu 29 Juni 2019.

Pelaku yang merupakan warga Serang, Banten, mengakui bahwa paket narkotika yang ada di bawah jok sepeda motornya itu adalah miliknya.

"Oleh petugas pelaku kami bawa ke Mapolsek untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, kami masih menelusuri asal usul barang tersebut," ujar Uka.

Dari pelaku, polisi berhasil menyita dua paket sabu dengan berat bruto 0.60 gram, satu alat hisap sabu berupa botol sprite dan sedotan serta lengkap dengan cangklongnya, satu unit sepeda motor milik pelaku dan sebuah handphone untuk melakukan transaksi. Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman penjara minimal 4 tahun penjara, sesuai Pasal 114 dan 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kamis, 27 Juni 2019

WARGA DIPOSO DITEMUKAN TEWAS DISEMAK-SEMAK

WARGA DIPOSO DITEMUKAN TEWAS DISEMAK-SEMAK 

WARGA DIPOSO DITEMUKAN TEWAS DISEMAK-SEMAK

Erlan, warga Desa Besoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso ditemukan di semak-semak sekitar 20 meter dari pos penjagaan pintu masuk Selatan Terminal Induk Mamboro Palu.

Temuan jenazah ini membuat warga RT 2 RW 1 Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara geger. Korban pertama kali ditemukan oleh salah satu pekerja di Terminal Induk Mamboro Palu, Nasir (40), sekitar pukul 16.17 WITA.

Nasir merupakan salah seorang warga yang sering memberikan makan kepada korban sejak 4 hari terakhir.

Ketua RT 2 RW 1 Kelurahan Mamboro, Sudirman mengatakan, keberadaan korban yang tidur di pos itu sudah diketahui warga sekitar sejak hari Senin 24 Juni 2019 lalu.

Berapa warga sekitar pun kerap membawakan korban makanan. "Tapi ada yang bilang katanya pada hari Kamis sore itu sudah tidak ada di pos masuk terminal, makanya Nasir pigikan," ujarnya.

Selama tinggal di pos pintu masuk terminal itu, kata Sudirman, korban diketahui sudah dalam keadaan sakit-sakitan.

"Bahkan, beberapa hari yang lalu, ditemukan mulutnya berdarah dan kuku kakinya tercabut," ujarnya.

Rabu, 26 Juni 2019

POLISI MENANGKAP JERRY AURUM YANG KEDAPATAN MENGGUNAKAN GANJA DAN TEMBAKAU GORILA

POLISI MENANGKAP JERRY AURUM YANG KEDAPATAN MENGGUNAKAN GANJA DAN TEMBAKAU GORILA

POLISI MENANGKAP JERRY AURUM YANG KEDAPATAN MENGGUNAKAN GANJA DAN TEMBAKAU GORILA

Polisi menangkap seorang fotogtrafer yang bernama Jerry Aurum terkait kepemilikan narkoba. Jerry ditangkap di kediamannya yang berada di kawasan Ciredung, Tangerang Selatan, pada hari Rabu 19 Juni 2019 lalu.

Kanit 1 Reserse Narkoba Polres Jakbar, AKP Arif Oktora mengatakan, Jerry mengaku menyetok narkoba untuk di konsumsi sesuai kebutuhan. Hanya saja khusus ganja dan tembakau gorila yang dikonsumsi mantan suami penyanyi Denada itu sebelum tidur.

"Kalau ganja dan tembakau gorila itu memang dia gunakan untuk tidur, itu keterangan dari yang bersangkutan," kata Arif di Mapolda Metro Jaya, pada hari Rabu 26 Juni 2019.

Masih dari pengakuan Jerry, narkoba itu dikonsumsinya sejak tahun 2016. Atau sebelum anaknya sakit. "Kalau dilihat dia menggunakan 2016. Berartikan sebelum (anaknya sakit)," kata Arif.

Menurut dia, narkoba itu dibeli Jerry langsung kepada bandarnya. Bahkan dua hari sebelumnya ditangkap Jerry usao membeli narkoba tersebut.

"Waktu beli trakhir, 2 hari sebelum penangkapan," tandasnya. Polisi telah menetapkan Jerry sebagai tersangka kepemilikan narkoba. Jerry diketahui mengonsumsi narkoba jenis ekstasi, satu paket ganja dan juga tembakau gorila.


Selasa, 25 Juni 2019

MAYAT SEORANG PRIA DITEMUKAN DIDALAM KAMAR KOST

MAYAT SEORANG PRIA DITEMUKAN DIDALAM KAMAR KOST

MAYAT SEORANG PRIA DITEMUKAN DIDALAM KAMAR KOST

Mayat pria ditemukan di kamar kost yang berlokasi di Jl Poros Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar, pada hari Selasa 25 Juni 2019 sore.

Penemuan mayat di lantai dua kamar kos tersebut membuat warga sekitar mendatangi lokasi kejadian.

Penemuan di lokasi pada pukul 15.24 WITA, Tin Dokpol Biddokkes Polda Sulsel sementara melakukan proses evakuasi.

Begitu juga dengan personel Polsek Tamalate, terlihat masih menggali informasi dari beberapa penghuni kos lainnya.

Dikamar korban, polisi menemukan kartu identitas bernama Argharida Prabangkara bertempat tanggal lahir di Kendiri, 11-11-1994.

Alamat yang tertera pada kartu identitas korban KTP dan SIM yang berhasil  ditemukan dikamar kosnya, beralamat di Perum Karang Bakung 12 Karangasem Bakungan, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.

Senin, 24 Juni 2019

TIM SAR BERHASIL MENEMUKAN SESOSOK MAYAT BOCAH LAKI-LAKI YANG MENGAMBANG DI KALI CILIWUNG

TIM SAR BERHASIL MENEMUKAN SESOSOK MAYAT BOCAH LAKI-LAKI YANG MENGAMBANG DI KALI CILIWUNG 

TIM SAR BERHASIL MENEMUKAN SESOSOK MAYAT BOCAH LAKI-LAKI YANG MENGAMBANG DI KALI CILIWUNG

Tim SAR berhasil menemukan sesosok mayat bocah laki-laki yang mengambang di Kali Ciliwung, dekat Perumahan Puspa Raya, Bojong Gede, Bogor, pada hari Senin 24 Juni 2019. Inisial bocah laki-laki itu BG (10).

Dia ditemukan tersangkut di antara bebatuan di Kali Ciliwung sekitar pukul 10.04 WIB. "Setelah proses pencarian sejak kemarin, baru ditemukan tadi pukul 10.04 WIB. Korban ditemukan sudah dalam kondisi sudah meninggal dunia=," ujar Kapolsek Bojong Gede Kompol Agus Koster dikonfirmasi Wartawan, pada hari Senin 24 Juni 2019.

Proses pencarian korban pun sempat terkendala kedalaman air yang mencapai sekitarnya delapan meter. "Jadi korban terperosok kedalam lubang dibawah air, TIm SAR sempat mencari sekitar situ tapi tidak berhasil menemukan, baru tadi ditemukannya. Itu pun mereka harus menyelam dan menarik jasadnya menggunakan tali tambang," ucap Kanit Reskrim Polsek Bojong Gede Iptu Jajang Rahmat.

Pada saat ini, jenazah korban sudah berada di rumah duka untuk disemayamkan dan rencananya akan segera diantar ke tempat peristirahatan terakhirnya hari ini.

Diketahui, korban hilang usai tercebur dan terseret aliran Kali Ciliwung ketika tengah bermain getek atau rakit bersama kedua orang temannya pada hari Minggu 23 Juni 2019 kemarin.

Ketika bermain di kali, rakit yang dinaikinya terbalik dan korban masih berdiri di atasnya, sementara dua temannya sudah lebih dulu di darat.

Minggu, 23 Juni 2019

MAYAT WANITA YANG DITEMUKAN DI SEMAK-SEMAK DALAM KONDISI TERIKAT DIDUGA TEWAS DICEKIK

MAYAT WANITA YANG DITEMUKAN DI SEMAK-SEMAK DALAM KONDISI TERIKAT DIDUGA TEWAS DICEKIK

MAYAT WANITA YANG DITEMUKAN DI SEMAK-SEMAK DALAM KONDISI TERIKAT DIDUGA TEWAS DICEKIK

Fifi Sri Lestari (17), wanita yang ditemukan tewas dalam kondisi terikat di semak-semak Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tanggerang, pada hari Jumat 21 Juni 2019. Dari hasil autopsi diketahui Fifi tewas akibat dicekik.

"Penyebab kematian akibat kekerasan tumpul pada leher yang menyumbat jalan pernapasan terhadap korban FL, Sehingga terjadi mati lemas," ungkap Kasat Reskrim Polresta Tangsel, AKP Alexander, pada hari Minggu 23 Juni 2019.

Lebih jauh dia menerangkan, berdasarkan dari hasil autopsi RSUD Tangerang, terdapat sejumlah luka pada bagian tubuh korban, seperti di dahi, pipi dan bibir.

"Dari hasil autopsi rumah sakit, diketahui ada beberapa luka di dahi kiri dengan dua luka lecet, pipi kiri lecet, leher kanan dan kiri ditemukan luka lecet dan memar, pada bibir atas terdapat memar," kata dia.

Selain sejumlah luka di leher, bibir, dahi dan pipi, Alex juga menerangkan adanya, pendarahan pada otot leher kanan dan kiri, juga pada otot dada, dan kulit kepala bagian dalam.

Namun begitu, Alex memastikan tidak ada tanda-tanda atau bekas kekerasan seksual. "Menandakan tidak ada aktivitas seksual," tandasnya.

Pada sebelumnya diberitakan, Fifi Sri Lestari ditemukan terikat di semak-semak di Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tanggerang. Dia sempat diteror melalui pesan singkat oleh orang yang tidak ia kenal.

SEORANG SOPIR TRUK BATU BARA MENDADAK TEWAS DI WARUNG KOPI

SEORANG SOPIR TRUK BATU BARA MENDADAK TEWAS DI WARUNG KOPI  Hingga saat ini penyebab meninggalnya sopir truk batu bara, Rudi (54) di Ke...